sebuah bingkisan ucapan dan tanda mata
Bulan maulid adalah bulan dimanabanyaksekaliperayaankelahiranNabipenutupparautusan,
Nabiakhirzaman yang agamanyashohihlikullizamanwamakan di gelar. Hal
inisudahmejadirutinitastahunansebagianbesarumatislamuntukmemperingatiharikelahiranNabi
yang dijunjungnya. Selainitubanyaksekaliupacaradan ritual-ritual yang
padaselainhariitutidakakandiadakan.
Upacaradan ritual-ritual itudiadakankhususuntukmerayakan mauled
Nabitersebut. semuainidilakukansemata-matauntukmenghormatibagindaNabi.
Sepertibanyakditemukanpembacaansholawat al-Barzanji, al-Diba’, dan
al-Habsyidanjugatumpengansekatendanpemandianbarang-barangtertentupadasetiapbluanmaulidnya.
Nampaknyahalinimenjadi agenda yang
telahdipersiapkanmatang-matangsetiptahunnya.Bahkanada yang
memangmerayakannyaatasdasarpribadinamundiadakansecaraterbukadandiikutimasyarakatumum.Dari
segi social, memanghalinisangatmemengaruhipadaukhuwahislamiyyahnamunmasih jug
takjarangbeberapadarimereka yang
salingpandangsebelahmata.Secarasosiologikonflik yang
sifatnyaantarduaindifidusepertiinitidakjarangditemukan di
masyarakat.Bagimasyarakatdesa yang
masihmemegangteguhadatmerekahalsemacaminimasihbisadiredammelaluitetua kampong,
berbedadenganmasyarakat yang semi modern yang
antaraadatdankebiasaantelahtercampurdenganperkara-perkarabaru.
Dari sinilahNabimenganjurkankepadaumatnyauntukmemperingatikelahiranbeliau.Suatuhal
yang mudahnampaknyauntukmemperingatikelahiranbeliausetahunsekali. Hal
inimenjadipentingadanyakarenadengandiadakannyapembacaansholawat, ritual
islamataupunpengajian yang diadakanuntukmemperingati mauled Nabitersebutdiharapkanbisamenjadisebuahjembatan
yang dapatmengulangalikkembalisejarah.
Dalampembacaansholawat, seperti al-Diba’, al-Barzanji, dan
al-Habsyijikadicermatimasing-masingberisisejarahsingkatperkembanganataupertumbuhanNabibesar
Muhammad dariprakelahirandanpascakelahiransampaiperiode agama islam.
JikadikembalikanpadaisibacaannyajarangsekaliditemukanpanjatandoalimpahanrohmatdankeselamatankepadaNabiakantetapihaliniumumdinamakansholawat
(secarabahasasholawatberartipanjatandoalimpahanrohmatdankeselamatankepadaNabi).Nah
daripembacaaninidiharapkantergugahnya rasa
akancintakepadaNabikarenamembacaulangsejarangbeliau yang
saratakanperjuangandanpengorbanan. Dari sinilahakanmuncul rasa
memilikidaritinggalanbeliauyakni al-Quran danHaditsdenganmengkajinyalebihluas.
Karenabelajardaripengorbanandanajaran yang telahNabiajarkan. Dari
bacaan-bacaaninilah yang menjadicikalbakal rasa
untukkembalimenyemangatkanumatislamkembalipadapuncaksemangatmerekakarenatelahmembacadanmenelaahsejaranbeliau.
Ketikahalinitelahmenjadisuatu rasa cinta yang
tercampurdengandarahmakaakanmenghasilkankhuluq al-Quransebagaimana yang
Nabiajarkan, walauhalinitidakdibebankanpadaseluruhkaum.
Artinyapartikel-partikel yang berada di masyarakatsangatlahmendukung.
Dari ritual-ritual yang
telahadasejakzamandahulutentunyahalitutidaklepasdariakulturasibudayaislamdenganbudayasetempatdenganmemasukkanfilosofi-filosofiislami.
Filosofi-filosofitersebutsecaradhohirmemangsulitdifahamitanpaadanyapetunjukdari
orang yang lebihmengetahuisecaramendalam. Dan inilahpermasalahannya,
yaknikemalasanataumemangketidaksadaranuntukmemahamimaknafilosofi yang
tekandungdalam ritual atauupacaratertentu yang telahmenjaditradisi, khususnya
yang berhubungandenganislamsalahsatunya mauled Nabi.
Jelaslah bahwa peringatan tersebut elain menjadi penguat umat juga sebagai upaya
remembering agar umat tetap pada koridor-koridor system nilai yang
telah ditentukan oleh agama dan diajarkan oleh Nabi selaku pembawa agama.sudahkah kita mempelajari dan mengamalkan apa yang telah diajarkan Nabi?
Apakah yang kita perbuat mulai dari perbuatan, tingkah laku,dan perkataan ataupun hal
lain yang berkaitan dengan segala sendi kehidupan kita telah sesuai dengan yang
Nabi ajarkan? Sudah pantaskah kita untuk diakui sebagai umat beliau?

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda