Selasa, 25 November 2014

sepercik kasih filsafat




Sepercik Kasih Filsafat
Setiap orang mempunyai jiwa filsafat walaupun terkadang tidak sadar akan hal itu. Seperti ide-ide tentang benda,arti kehidupan, dan pengertian-pengertian. Secara tidak langsung filsafat akan menjadikan pemikiran menjadi lebih kritis dan menghasilkan asumsi yang sangat beragam. Sebagai upaya untuk mencari kebenaran.
Sebagai disiplin ilmu yang sangat fenomenal, filsafat sangat berperan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dari masa kemasa. Filsafat yakni cinta kebijaksanaan, mencari kebijaksanaan melalui berfikir secara tuntas. Dari jalan inilah yang akan mengasah dan mengembangkan pemikiran manusia. Bagaimana tidak, sembaring berjalannya filsafat berkembang pula berbagai macam pengetahuan baru. Sebagaimana dapat ditelaah pada histori islam, pada puncak kejayaannya muncul ilmu baru yang berawal dari filsafat.
Sebagai langkah awal dalam mengenbangankan pemikiran, fisafat melandasi pemikiran yang dapat membangun diri sendiri. Kegiatan filsafat berperan aktif dalam membangun karakteristik seseorang. Namun disini juga tidak meniadakan factor lain yang turut membangun otoritas diri, dan filsafat hadir sebagai penunjang dan pengokoh jati diri dalam rangka mencari kebenaran. Tidak hanya itu, filsafat juga merekontruksi akar pemikiran secara radikal. Tentunya sebagai salah satu upaya, filsafat tidak sama dengan ilmu yang lainnya dalam memandang objek melihat dari sudut totalitas atau menyeluruh. Dari sinilah dapat dilihat keluasan objek filsafat yang tak terhingga, namun ketidak terhinggaan itu dibatasi oleh koheren (sesuai denan kaidah berfikir logis) dan konsisten (tidak mengandung kontradiksi). Dalam membangun dan mengembangkan pemikran, tentu memerlukan adanya kegiatan berfilsafat yang melampauhi batas pengalaman kehidupan sehari-hari dalam menentukan sebuah spekulasi.
Mensistematisasi pemikiran, sehingga dapat mensinergikan sumberdaya secara kompleks dalam memahami sebuah realita, sehingga dapat menghasilkan pemahaman yang holistic. Dalam melihat realita ada banyak sudut yang dapat ditelaah, berbeda dengan filafat yang secara radikal dan total, secara perlahan akan mensistematisir pemikiran sebagai hasil dari mencermati jalan pemikiran filsuf dalam memecahkan masalah. Meski ada pembagian manusia secara parasial, filsafat mengajarkan menelaah samapai akar. Maka, akan didapatkan hasil dari uasaha kecintaan terhadap hikmah, sebutan kegiatan berfilsafat dalam kamus arab.
Analitis, setelah pemikiran tersistematisir dalam mengembangkan pemikiran filsafat berpegaruh terhadap analisa pada suatu objek. Analisa yang berfilsafat akan tidak hanya mementingkan dirinya sendiri atau sebagian pihak, namun lebih sebagai realitas ilmu yakni menyejahterakan umat manusia. Dalam menghasilkan persepsi paradigma yang filosofi, keilmiahan objek juga berpengaruh. Hasil pemikiran yang disahkan dengan penelitian yaitu: rasional, empiric, dan terukur akan mengembalikannya pada orientasi yang dituju, dengan kata lain tidak semua hasil pemikiran dapat diterima jika tidak berlandaskan teori ilmiyah, namun tak selamanya teori berbanding lurus dengan realita.
Sebagaimana dikutip dari buku “Pengantar Filsafat” tim penyusun MKD IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA:
“Berfilsafat berarti berpangkal pada suatu kebenaran. Dalam mengartikan  sebuah kebenaran. Yang fundamental atau pengalaman yang asasi. Oemar A. Hoessin mengatakan sebagai berikut: “filsafat itu memberikan kepuasan kepada keinginan msnusia akan pengetahuan yang tersusun dengan tertib, akan kebenaran”. Sementara S. Takdir Alisyanbana menulis dalam bukunya “Pembimbing Filsafat” bahwa “Bagi manusia, seorang berfilsafat itu berarti mengatur hidunya seinsaf-insfnya, sesentral-sentralnya dengan perasaan bertanggung jawab”.”
Filsafat sebagai induk ilmu pengetahuan mengajarkan untuk berfikir, memahami dengan mendalam, melatih untuk kritis, namun sesuai dengan realita untuk dapat mencari pemecahan sebuah problematika atau mensintisiskan analisa untuk menghasilkan sebuah formula baru yang lebih jitu.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda